Cara Menanam Kangkung Hidroponik Mudah dan Sederhana

Cara Menanam Kangkung Hidroponik Mudah dan Sederhana

Kamis, 20 Juli 2017 Hidroponik Admin

Cara menanam kangkung hidroponik pada dasarnya sangatlah mudah asalkan tahu mengenai langkah-langkahnya. Kangkung merupakan tumbuhan yang masuk dalam jenis sayur-sayuran. Kangkung digemari masyarakat Indonesia karena sangat lezat saat diolah menjadi makanan. Tanaman kangkung juga merupakan tanaman air yang bisa ditanam pada daerah yang kering seperti halaman rumah atau hidroponik. Bagi Anda yang suka mengonsumsi sayuran kangkung bisa menanam sayuran ini sendiri. Pasalnya sayuran ini sangat mudah ditanam. Tak perlu lahan yang luas, Anda bisa memaksimalkan lahan yang ada di rumah menggunakan hidroponik.

Hidroponik merupakan pilihan yang tepat bagi Anda yang ingin bercocok tanam namun memiliki lahan yang terbatas. Mengaplikasikan teknik hidroponik sangat sederhana dan mudah, bahkan untuk pemula sekalipun. Anda bisa juga membaca panduan lengkap cara menanam cabe hidroponik di rumah. Bahan dan alat yang digunakan juga sangat mudah dicari dan dibeli di toko pertanian.

cara menanam kangkung hidroponik

Cara Menanam Kangkung Hidroponik

Sebelum mengetahui cara menanam kangkung hidroponik mudah dan sederhana, sebaiknya mengenal terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan penanaman hidroponik. Teknik penanaman hidroponik merupakan penanaman yang memakai media tanam berupa air atau larutan. Larutan ini diberi nutrisi yang cukup agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Selain cara penanamannya yang mudah, teknik ini juga tidak membutuhkan banyak biaya. Berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa Anda ikuti dalam proses penanaman kangkung menggunakan hidroponik.

  1. Mempersiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan

Dalam menanam sayuran hidroponik, ada beberapa alat dan bahan yang harus dipersiapkan. Alat-alat yang dibutuhkan dalam tanaman hidroponik kangkung diantaranya adalah kaleng plastik berukuran 5 kg,  nutrisi AB mix, keranjang besek, dan busa filter akuarium. Selain itu, persiapkan pula benih kangkung dengan kualitas terbaik. Sebelumnya, Anda rendam terlebih dahulu benih kangkung menggunakan air bersih sebanyak 2-3 sendok makan selama 1 malam. Jika saat direndam terdapat benih kangkung yang mengambang, maka benih tersebut harus dibuang. Sebab benih yang mengapung tidak dapat tumbuh menjadi kecambah.

  1. Penanaman Kangkung

Cara menanam kangkung hidroponik selanjutnya adalah mempersiapkan benih dengan baik. Untuk tahap ini, hal yang perlu Anda persiapkan bukan hanya kandungan nutrisi dalam larutan namun juga kualitas benih. Setelah benih siap, letakan benih tersebut pada kaleng bekas cat yang telah diisi dengan air. Tak hanya dibiarkan begitu saja, pastikan juga bahwa akar kangkung yang ditanam menyentuh air. Namun, jangan biarkan bagian batang tenggelam dalam air sehingga tetap berada di atas permukaan. Batang yang tenggelam akan membuat tanaman kangkung membusuk. Ketika benih kangkung sudah terlihat daunnya, Anda buang air yang terdapat dalam paralon kemudian diganti dengan larutan berisi nutrisi ABmix 400 ppm.

Langkah dalam tata cara menanam kangkung hidroponik selanjutnya adalah saat kangkung berumur lebih dari seminggu. Saat tanaman kangkung sudah siap, Anda tingkatkan kandungan nutrisi hingga  800 ppm. Kandungan nutrisi tersebut akan membuat tanaman kangkung dapat tumbuh dengan baik. Seperti yang diketahui, tumbuhan membutuhkan unsur hara yang tercukupi agar dapat tumbuh berkembang. Mengingat hidroponik tidak memakai media tanah, maka mengoptimalkan larutan nutrisi adalah hal yang sangat penting. Bagi Anda yang memiliki lahan sempit, meletakkan bejana atau paralon yang berisi larutan nutrisi dan benih kangkung tentunya sudah lebih dari cukup. Asalkan, posisi tempatnya terkena sinar matahari secara langsung.

  1. Pemeliharaan Tanaman

Cara menanam kangkung hidroponik agar berhasil adalah dengan melakukan pemeliharaan tanaman. Pemeliharaan tanaman dalam media ini benar-benar harus memperhatikan kelembaban media serta kualitasnya. Hal ini dilakukan agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan optimal meskipun tidak menggunakan tanah dalam media penanamannya.

Selain itu, Anda lakukan pula pengontrolan setiap hari untuk melihat ada atau tidaknya hama dan penyakit yang mungkin saja dapat menyerang. Kemudian, Anda siram tanaman secara rutin agar kualitas tanaman tetap terjaga. Terkait cara menanam kangkung hidroponik, Anda juga harus memerhatikan intensitas cahaya matahari. Minimal, intensitas cahaya matahari yang dibutuhkan adalah 4 hingga 5 jam dalam sehari. Dengan penyinaran yang intensif, tanaman kangkung tentunya akan tumbuh subur dan sehat. Tak hanya itu, jangan lupa untuk memberikan pupuk secara teratur agar kebutuhan tanaman terkait unsur hara tidak kurang. Dengan begitu, Anda juga dapat memanen kangkung dengan cepat.

  1. Panen

Tanaman kangkung dapat panen dalam jangka waktu 2 hingga 3 bulan. Bahkan jika perawatan yang dilakukan baik, tanaman ini dapat panen kurang dari 2 bulan. Proses pemanenan tanaman kangkung sangatlah mudah, Ada hanya perlu mengangkat media tanam sedikit dan menuangkan tanaman kangkung. Selain itu, bisa juga mencabutnya secara langsung. Namun, Anda benar-benar harus hati-hati agar supaya tanaman tidak rusak ataupun layu.

Demikian tadi merupakan langkah-langkah yang harus dilakukan dalam bercocok tanam tanaman kangkung menggunakan hidroponik. Semoga ulasan terkait cara menanam kangkung hidroponik mudah dan sederhana ini bermanfaat untuk anda yang baru memulainya.