Cara Menanam Brokoli Hidroponik Mudah dan Sederhana

Cara Menanam Brokoli Hidroponik Mudah dan Sederhana

Jumat, 1 September 2017 Hidroponik Admin

Cara Menanam Brokoli Hidroponik – Tren gaya hidup yang sehat dengan mengonsumsi makanan organik kini menjadi semakin marak. Oleh karena itu, banyak orang yang memanfaatkan metode bertanam hidroponik untuk mendapatkan sayuran yang sehat. Brokoli merupakan salah satu sayuran yang populer. Selain karena cara menanam brokoli hidroponik yang mudah, sayuran hijau ini juga memiliki banyak kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh.

Proses bercocok tanam secara hidroponik sendiri memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan metode konvensional. Metode ini tidak memerlukan lahan yang luas. Bahan dan peralatan yang diperlukan juga cukup sederhana. Perawatan tanaman mulai ketika ditanam hingga dipetik tidak begitu rumit. Proses perawatan ini juga tidak memerlukan uang banyak. Jika pada tulisan sebelumnya yang membahas tentang cara menanam bayam hidroponik, sekarang akan dijelaskan panduan lengkap cara menanam brokoli hidroponik mudah dan sederhana yang bisa anda praktekkan sendiri dengan mudah di rumah.

cara menanam brokoli hidroponik

Cara Menanam Brokoli Hidroponik

  1. Pemilihan bibit

Cara menanam brokoli hidroponik dimulai dari pemilihan bibit atau benih brokoli. Pemilihan bibit tanaman hidroponik yang memiliki nama ilmiah Brassica oleracea  ini sebaiknya dipilih yang memiliki kualitas terbaik. Cara membedakan bibit brokoli yang baik dan yang kurang baik relatif mudah. Hal pertama yang harus dilakukan adalah menyeleksi benih yang utuh. Benih yang terdapat kecacatan berupa lecet atau terdapat luka, biasanya tidak dapat tumbuh dengan baik. Sangat disarankan untuk memilih jenis bibit yang terbebas dari hama. Usahakan bibit yang akan ditanam tidak tercampur oleh kotoran maupun benih lainnya. Cara paling mudah untuk mengetahui apakah bibit yang digunakan memiliki kualitas yang baik atau tidak adalah dengan cara perendaman. Gunakan bibit yang tenggelam selama proses perendaman. Bibit yang mengapung biasanya memiliki kecacatan atau memiliki daya berkecambah yang rendah.

  1. Persiapan bahan dan alat

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, cara menanam brokoli hidroponik sangatlah mudah. Bahan yang diperlukan mencakup bejana penampung air, botol minuman bekas, media tanam, pupuk kandang, dan sumbu kompor. Media tanam yang diperlukan antara lain sekam, tanah halus, serta kerikil. Sumbu kompor disini akan digunakan untuk menyalurkan air dari bejana air ke dalam botol minuman bekas. Kain flannel yang sudah tidak terpakai lagi juga bisa digunakan sebagai pengganti sumbu kompor. Sementara alat yang diperlukan adalah gunting atau pisau pemotong serta tali. Kayu sebagai penahan botol minuman juga diperlukan.

  1. Persiapan media tanam

Langkah persiapan media tanam dalam cara menanam brokoli hidroponik dimulai dengan memotong botol minuman bekas. Potong pada bagian bawah botol. Balik botol ini sehingga bekas potongan yang terbuka berada di atas. Sisipkan sumbu kompor atau kain flannel melalui bagian tutup botol. Kubur tutup botol tersebut dengan media tanam. Media tanam ini menggunakan campuran antara tanah halus, sekam, pupuk, dan kerikil. Isi potongan botol minuman bekas hingga tiga perempatnya saja. Di permukaan media tanam akan diletakkan bibit brokoli nantinya.

  1. Penanaman bibit

Cara menanam brokoli hidroponik selanjutnya adalah penanaman bibit. Letakkan bibit di permukaan media tanam yang telah dipersiapkan sebelumnya. Kubur bibit tersebut dengan sisa media tanam hingga sedikit di bawah potongan botol minuman bekas. Pada tahap ini, botol minuman bekas yang berisi bibit brokoli sudah siap. Hal yang perlu dilakukan kemudian adalah mengisi bejana penampungan dengan air bersih. Ikat botol minuman bekas dengan tali pada batang kayu. Susunlah agar botol minuman tersebut dapat masuk ke dalam bejana air. Atur hingga sumbu kompor atau kain flannel terendam dalam air, tetapi hanya sebagian botol minuman saja yang terendam. Sumbu ini bekerja dengan proses kapilaritas untuk menyalurkan air dari sumbu kompor ke dalam media tanam. Letakkan susunan ini di tempat yang terkena sinar matahari.

  1. Perawatan brokoli

Perawatan bibit brokoli dalam media tanam dimulai dengan mengganti air dalam bejana secara rutin. Cara menanam brokoli hidroponik yang satu ini memerlukan ketelatenan. Pastikan air tersebut diganti ketika sudah mulai keruh atau berkurang. Pada proses penggantian air, pastikan air yang digunakan merupakan air bersih dan tidak tercampur kotoran. Letakkan kembali botol minuman ke dalam bejana. Pastikan agar sumbu kompor atau kain flannel terendam air tersebut. Perawatan brokoli juga termasuk pemberian pupuk secara rutin. Segera pangkas daun yang layu agar nutrisi yang terserap fokus pada daun yang sehat.

  1. Pemanenan

Proses pemanenan hanya dilakukan ketika brokoli siap di panen. Sangat penting untuk segera memanen brokoli ketika sudah memiliki ukuran yang cukup. Kepadatan dari brokoli akan menentukan apakah brokoli tersebut siap ditanam. Pastikan bahwa brokoli masih belum berbunga. Pergunakan pisau tanaman yang tajam untuk memastikan bahwa brokoli terpotong dengan baik. Brokoli yang sudah dipetik sebaiknya disimpan di tempat yang baik. Jauhkan dari paparan sinar matahari langsung.

Proses pemanenan merupakan langkah terakhir dalam cara menanam brokoli hidroponik mudah dan sederhana. Media tanam yang sebelumnya digunakan dapat didaur ulang untuk penanaman brokoli periode selanjutnya. Tanaman brokoli yang masih sehat setelah pemanenan biasanya masih dapat ditanam kembali.