Cara Budidaya Tanaman Hidroponik Dengan Botol

Cara Budidaya Tanaman Hidroponik Dengan Botol

Sabtu, 20 Mei 2017 Hidroponik Admin

Cara Budidaya Tanaman Hidroponik – Menanam dengan cara hidroponik telah populer saat ini hingga membuat ada banyak jenis media tanam yang digunakan mulai dari batok kelapa hingga yang paling umum adalah dengan menggunakan botol bekas yang pastinya membuat Anda penasaran dengan bagaimana cara budidaya tanaman hidroponik dengan botol. Menanam tanaman khususnya sayur-mayur dengan teknik ini sangatlah mudah.

Selain kemudahannya, teknik penanam hidroponik ini juga memberikan manfaat lainnya seperti lebih bersih dan higienis tanaman yang Anda panen nanti. Anda tidak perlu repot membersihkan sisa-sisa tanah yang biasanya menempel di akar karena hal tersebut sama sekali tidak perlu. Bercocok-tanam dengan metode hidroponik artinya Anda menanam tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam utama melainkan menggunakan bahan lainnya. Bila Anda semakin penasaran maka Anda dapat menyimak lebih lanjut.

cara budidaya tanaman hidroponik

Cara Budidaya Tanaman Hidroponik dengan Botol

  1. Menyiapkan Bahan-bahan yang diperlukan

Saat Anda hendak membuat sesuatu, apapun itu, termasuk dengan menanam dengan hidroponik, hal yang perlu Anda lakukan pastinya adalah dengan menyiapkan barang-barang yang diperlukan. Beberapa bahan yang Anda perlukan adalah media tanam seperti arang sekam. Selain itu Anda juga pasti memerlukan bibit tanaman atau benih tanaman. Biasanya tanaman yang dipilih adalah jenis-jenis tanaman yang berwarna hijau. Meski demikian cara budidaya tanaman hidroponik dengan botol masih dapat juga menggunakan jenis bibit tanaman yang berwarna merah seperti tomat atau cabai.

Cara budidaya tanaman hidroponik dengan botol tidak membutuhkan langkah-langkah yang rumit begitu pula dengan bahan-bahan yang digunakan. Anda hanya perlu menyiapkan botol air. Seringkali botol yang digunakan adalah botol air mineral bekas. Selain hal tersebut, Anda masih perlu menyiapkan pupuk atau nutrisi. Pupuk yang digunakan biasanya masih berupa bubuk. Anda dapat melarutkannya dengan air, membuatnya menjadi larutan nutrisi, yang dapat Anda semprotkan secara rutin ke tanaman Anda. Langkah menanam tanaman hidroponik selanjutnya setelah Anda menyiapkan bahan-bahan tersebut adalah dengan melakukan penyemaian.

  1. Langkah Budidaya Tanaman Hidroponik

Cara budidaya tanaman hidroponik dengan botol dengan penyemaian dimulai dengan menyiapkan media tanam Anda yang berasal dari arang sekam. Anda bisa membasahi terlebih dahulu dengan air sehingga media tanam menjadi sedikit lebih lembab. Saat Anda berada pada tahap ini, itu artinya Anda telah selesai membuat pot tanam yang terbuat dari botol bekas tadi. Selanjutnya Anda bisa meletakkan bibit tanaman yang telah Anda pilih ke dalam wadah tadi. Anda perlu menunggu hingga tunas muncul dari tanaman yang Anda tanam tadi. Waktu munculnya tunas berbeda-beda tergantung dari jenis tanaman yang Anda pakai. Setelah itu Anda perlu menyiapkan nutrisi yang berasal dari pupuk yang dilarutkan ini.

Nutrisi ini sangatlah penting karena ia mampu membantu tanaman Anda tumbuh dengan sempurna. Langkah budidaya tanaman hidroponik selanjutnya adalah dengan memindahkan bibit dengan tunas tadi ke dalam media hidroponik yang telah Anda buat yang terbuat dari botol. Cara budidaya tanaman hidroponik dengan botol adalah dengan membelah botol tersebut menjadi 2 bagian lalu pada bagian bawah Anda beri lubang dengan jumlah tertentu serta dengan ukuran diameter lubang yang telah ditentukan. Biasanya kurang lebih 1 cm untuk ukuran diameter tersebut. Selanjutnya Anda perlu memasukkan gelas plastik ke dalam botol yang di belah tadi. Gelas plastik ini pun turut dilubangi. Setelah itu Anda bisa memasang sumbu yang diletakkan di area bawah gelas plastik. Hal in berfungsi sebagai alat penghantar larutan nutrisi ke tanaman Anda.

Cara budidaya tanaman hidroponik dengan botol yang selanjutnya adalah dengan meletakkan tanaman Anda ke dalam pot tersebut yang sebelumnya telah diisi dengan media tanam seperti arang sekam tadi. Setelah Anda memindahkan bibit tanaman ke dalam pot, yang perlu Anda lakukan adalah dengan merawat tanaman hidroponik Anda dengan sebaik-baiknya. Anda perlu merawatnya secara rutin dan cermat. Anda harus tekun agar tanaman Anda dapat dipanen dengan hasil yang baik dan memuaskan. Ada beberapa tanaman yang dapat Anda panen dalam waktu yang relatif singkat namun ada pula beberapa tanaman lainnya yang membutuhkan jangka waktu yang lebih lama.

  1. Keuntungan Budidaya Tanaman Hidroponik

Cara budidaya tanaman hidroponik dengan botol ini sangatlah mudah. Anda tidak membutuhkan benda-benda yang susah untuk ditemukan. Hal ini karena semua benda dan bahan yang Anda butuhkan bisa ditemukan di toko-toko yang sesuai dengan mudah. Selain itu, menanam dengan teknik ini juga tidak membutuhkan ruang besar. Anda cukup menggunakan lahan yang secukupnya yang ada di tempat Anda. Bahkan, Anda masih bisa melakukan budidaya tanaman hidroponik ini dengan lahan yang sempit sekalipun. Anda tidak perlu khawatir tentang besar ruang yang dibutuhkan karena metode hidrponik ini sangatlah fleksibel. Anda hanya perlu mencari tempat yang dapat terkena paparan sinar matahari dengan baik.

Cara budidaya tanaman hidroponik dengan botol ini juga dapat dilakukan dengan sangat mudah karena bahan yang dibutuhkan gampang ditemukan. Selain itu cara merawat tanaman yang diletakkan di media hidroponik juga sangatlah mudah. Anda hanya perlu menjaga kestabilan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman Anda. Anda harus tekun dan sabar saat bertanam. Anda harus menjaga agar tanaman Anda mampu tumbuh dengan sempurna. Secara rutin Anda harus memberikan sejumlah nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman Anda. Seperti itulah kira-kira hal yang perlu Anda ketahui ketika ingin melakukan budidaya tanaman khususnya dengan metode hidroponik. Seperti inilah hal-hal yang perlu Anda ketahui. Semoga bermanfaat dan semoga berhasil.